Masih Dalam Pengembangan

Bagaimana Cara Mengecek Jenis Partisi Suatu Harddisk (MBR atau GPT)

 

Bagaimana Cara Mengecek Jenis Partisi Suatu Harddisk (MBR atau GPT) - Baskompi
Bagaimana Cara Mengecek Jenis Partisi Suatu Harddisk (MBR atau GPT) - Baskompi


Selemat Pagi Sobat Baskom, Hari ini kita akan membahas HHD atau HARDDISK, Ok Mari masuk ke pembahasannya apasih Harddisk pengertian itu ? Harddisk merupakan salah satu media penyimpanan yang dapat anda gunakan untuk menyimpan berbagai kebutuhan data, video, musik, foto dan lain-lain. Pada era saat ini yang sudah hadir berbagai jenis media penyimpanan. Seperti Harddisk (HDD), Solid State Drive (SSD), Flashdisk, Media Kaset (DVD, CD, Floppy Disk) dan lain-lain.

Hmm jadi itu ya Harddisk, Tapi Apa bedanya MBR dengan GPT ? Ok, jadi perbedaannya adalah seperti ini : 
MBR (Master Boot Record) adalah arsitektur partisi hardisk yang tugasnya memegang informasi tentang file sistem, logical partition dan pengaturan sistem. Jika kita menilik sejarah, MBR sudah ada sejak tahun 1983 dikeluarkan oleh IBM berbarengan dengan sistem operasi DOS. Hingga sekarang ini sistem operasi DOS masih tetap berjalan.

Salah satu kegunaan dari MBR yang paling terlihat adalah saat proses booting komputer. Pada saat booting, partisi MBR akan mencari lokasi boot sector berada. Boot sector ini berisi file dan informasi yang diperlukan sistem untuk proses booting dari startup sampai finish ke tampilan desktop.

Jadi itu adalah si MBR atau  Master Boot Record, Nah Untuk GPT

GPT (GUID Partition Table) adalah teknologi partisi hardisk generasi terbaru menggantikan MBR. GPT merupakan teknologi yang ada pada UEFI BIOS generasi terbaru yang lebih canggih dan lengkap. Jadi komputer/laptop yang menggunakan partisi GPT harus menggunakan UEFI.

Kelebihan dari GPT ini bisa membuat sampai 128 primary partition, tentunya ini lebih banyak dari partisi MBR yang hanya mengizinkan 4 primary partition saja. Untuk kapasitas penyimpanan hardisknya juga jauh lebih besar bisa sampai dengan 9,44 ZB (1 ZB setara 1 Juta TB). Bisa terbayang kan berapa besar data yang bisa disimpan di partisi GPT?

Sejarahnya GPT mulai dikembangkan pada tahun 1990-an, akhirnya GPT menjadi bagian dari UEFI yang menjadi pengganti BIOS seri lama. Baru beberapa tahun terakhir setelah kemunculan Windows 8 GPT mulai banyak digunakan.

Nah jadi itu perbedaannya Antara MBR (Si Kakak) dan GPT (Si Adik)


Oh begitu ya, Tapi saya tidak tahu Harrdisk saya GPT atau MBR Cara ceknya Gimana ya ? 
Ok Mari kita bahas cek partisinya , Jadi Saya kasih 2 cara untuk melihat jenis partisi harddisk, Ini yang Free Tanpa Download, yg proses downloadnya Ribet Iklannya aneh-aneh dah kg ush di bahas tuh iklan , gas lanjut Caranya ya itu :

  1. Menggunakan Teknik Disk Management
  2. Menggunakan Teknik CMD
Mari kita coba dengan cara pertama Menggunakan Teknik Disk Management
  1. Buka dulu Windows Explorer yg gambar File kalo di TaskBar atau dengan Shortcut (Win+E)
  2. Klik Kanan pada This PC (Ini bisa This PC, My Computer, Atau Computer) Lalu Pilih Manage


  3. Setelah itu klik Disk Management
    -  pilih harddisk yang ingin anda cek
    - klik kanan dan anda bisa melihat keterangan yang akan tampil.
    Nah Kelitan tuh Sobat Baskom Tulisannya (Convert To MBR) Berarti Disk saya Sudah GPT atau si teknologi Terbaru
    Bagaimana Cara Mengecek Jenis Partisi Suatu Harddisk (MBR atau GPT)



Next Kita Coba Cara Ke 2 Dengan CMD 
  1. Ok Langkah pertama ya pasti Buka CMD ya, Harus di Run as administrator
  2. Ketikkan perintah "diskpart"
    - kemudian perintah "list disk".
    CMD akan menampilkan data berupa jenis partisi Harddisk. MBR tidak menampilkan bintang (*) sedangkan GPT akan menampilkan (*).
    Ket: Tuh Tanda Petik Kg usah Ikutan Di Copy ya
Gimana EZPZ Lemon Squeezykan, Tapi kok Harddisk saya tulisannya Convert To GPT Min ? Itu Berarti Disk anda punya adalah MBR, Kalau mau di convert Bisa tapi Harus di delete dulu harddisknya jadi Hati-Hati ya. Ok Sekian dan Terimakasih, Sampai Jumpa di Next Post ya Sobat Baskom

إرسال تعليق

© Baskompi. All rights reserved. Developed by Jago Desain